
Pisau V-CUT (juga dikenal sebagai pisau pemotong berbentuk V atau pisau V-groove) adalah alat khusus untuk pemrosesan PCB (Printed Circuit Board), pembuatan alur lembaran logam, dan pemesinan alur V pada bahan seperti akrilik dan plastik. Di bawah ini adalah penjelasan rinci dari sudut pandang karakteristik inti, klasifikasi, parameter, dan aplikasi:
Tepi tajam pisau V-CUT memiliki sudut berbentuk V (umumnya 30°, 45°, 60°, 90°). Badan pisau sebagian besar terbuat dari substrat semen karbida (baja tungsten), sementara beberapa model kelas atas mengadopsi lapisan PCD (Polycrystalline Diamond) atau CBN. Kepala pemotong dirancang dengan tepi tajam berbentuk V simetris, dipasangkan dengan lubang posisi tengah atau struktur sambungan betis. Ini dapat dipasang pada mesin V-CUT, mesin ukiran, mesin penggilingan CNC, dan peralatan lainnya, mencapai pemesinan alur V pada permukaan material melalui pemotongan putar.
Sudut termasuk berbentuk V: Menentukan bentuk alur. 45°/60° biasanya digunakan untuk pemrosesan PCB, 90° untuk pembuatan alur logam, dan 30° untuk pengukiran akrilik;
Diameter ujung tombak: φ3.175mm, φ6mm, φ8mm, dll. (kompatibel dengan chuck peralatan yang berbeda);
Lebar tepi potong: 0,1 mm–1,0 mm (sesuai dengan lebar alur; 0,1–0,3 mm dipilih untuk pemrosesan PCB presisi);
Bahan dan pelapis:
Cemented carbide (WC-Co): Tipe universal, cocok untuk PCB, kayu, dan plastik;
PCD (Berlian Polikristalin): Kekerasan tinggi, cocok untuk papan fiberglass PCB tahan aus dan substrat aluminium;
Lapisan TiAlN: Meningkatkan ketahanan oksidasi, cocok untuk pembuatan alur lembaran logam;
Panjang total/diameter betis: panjang total reguler adalah 38mm/40mm; diameter shank adalah φ3.175mm (untuk mesin ukiran) atau φ12mm (untuk mesin V-CUT).